Verified
Hanura

Indah Dewi Pertiwi, Eks Model Hot

 JUM'AT, 06 JULI 2012 , 09:56:00 WIB

Indah Dewi Pertiwi, Eks Model Hot

Indah Dewi Pertiwi

RMOL. Peselancar di dunia maya sudah menikmati koleksi foto Indah Dewi Pertiwi (IDP) se­dang berbikini dan pose seksi lainnya. Sempat membantah, Indah akhirnya mengakui di foto itu benar dirinya.  Katanya, dia memang pernah jadi model hot untuk majalah.

“Aku memang pernah foto di 2007 dan aku menghargai se­gala proses sampai ke titik aku seperti sekarang. Kalau lihat ke belakang terus kan nanti ke de­pan jadi nabrak terus,” ung­kap­nya saat ditemui, Rabu (4/7).

Dalam majalah tersebut me­mang tak disebutkan perem­puan berbikini itu adalah IDP. Bahkan, sang foto model ditulis de­ngan nama Nell. Benar kah IDP sebenarnya Nell?

“Dulu kan ada sinetron ju­dul­nya ‘Nayla’, aku suka ba­nget sama nama itu, jadi aku pakai un­tuk keseharian aku,” tuturnya.

Indah pun tak pusing tubuh indahnya bisa dilihat banyak orang via internet. Justru ia merasa banyak hikmah dari tersebarnya foto-foto syur itu.

“Nggak, justru bersyukur banget adanya kejadian seperti itu malah dapat kesempatan mem­bawakan lagu religi. Satu lagi lagunya Charly, jadi ba­nyak banget hikmah yang aku da­pat,” ucapnya.

Indah lahir di Bogor, 30 Januari 1991. Anak pertama dari empat bersaudara pa­sangan Rohdi dan Yuyu Wah­yuni ini lahir dengan nama asli Indah Pertiwi. Gadis belia yang me­ngaku gemar me­nyanyi sejak kecil tersebut menghabiskan masa kecilnya di Desa Ci­beuruem, kaki Gu­nung Salak, Bogor.

Ketika berumur 18 tahun, Indah pindah ke Jakarta untuk melanjutkan kuliah. Namun tanpa disangka, gadis yang bercita-cita sebagai seorang akuntan ini malah dibukakan jalan sebagai penyanyi. [Harian Rakyat Merdeka]


BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai
Pecahkan Kode Perempuan

Pecahkan Kode Perempuan

, 19 OKTOBER 2018 , 04:43:00

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

Baksos Untuk Sulteng Dan NTB

, 18 OKTOBER 2018 , 03:54:00

Ketua Umum PAN Setuju Uang Saksi Dibiayai Negara