Hanura

Mariah Carey, Akui Derita Bipolar

 MINGGU, 15 APRIL 2018 , 10:06:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Mariah Carey, Akui Derita Bipolar

Mariah Carey/Net

RMOL. Untuk pertama kali, Mariah Carey secara terbuka men­gakui menderita gangguan bipolar. Ia telah berjuang mela­wan sakit sejak 2001 melalui terapi obat. Sang diva curhat kepada People.
Pelantun Dreamlover terse­but juga pernah dirawat di rumah sakit karena gangguan fisik dan psikis ketika filmnya, Glitter (2001), gagal di pasar. Meski mengetahui kondisinya itu, Carey tetap hidup dalam kondisi yang menolak percaya. "Saya hidup dalam penolakan dan isolasi yang konstan. Saya mencari dan menerima pera­watan, dan kembali menulis lagu," lanjutnya.

Penyanyi dengan penjualan lebih dari 200 juta kopi di dun­ia ini mendapatkan pengobatan untuk gangguan bipolar II. Bentuk gangguan tersebut me­nyebabkan Carey merasakan perubahan suasana hati antara depresi dan hiperaktif.

"Bukan insomnia. Tapi saya tidak tidur, terjaga dan menghi­tung domba. Saya bekerja, bek­erja, dan bekerja," lanjut pelan­tun We Belong Together ini.

Carey memang sempat mengalami masa-masa suram seperti bermasalah dengan label rekaman, penjualan yang menurun, hingga perceraian dengan Nick Cannon yang juga ayah dari sepasang anak kembarnya. Belum lagi soal kandasnya pertunangan den­gan konglomerat Australia, James Parker. ***

Komentar Pembaca
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Wujudkan Pemikiran Bung Karno dan Kim Il Sung
Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00