Hanura

Shandy Aulia, Sedih Tunda Anniversary

 SENIN, 18 DESEMBER 2017 , 11:04:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Shandy Aulia, Sedih Tunda Anniversary

Shandy Aulia/Net

RMOL. Tanpa kerendahan hati, Shandy tak yakin pernikahannya bisa sampai enam tahun. Termasuk pasrah belum ada tangisan bayi di rumah.
Nyimas Shandy Aulia dan David Herbowo harusnya merayakan anni­versary pernikahannya di Los Angeles. Tapi karena satu dan lain hal, Shandy harus menunda perayaan ulang tahun pernikahan.

"Oh iya sedih banget nih sebenarnya. Tapi saya bersyukur suami saya mengerti. Kondisinya suami saya masih di LA kita berangkat beberapa hari lalu. Tapi ada duty istrinya di sini produser saya minta sekali saya pulang jadi baru sampai LA tiga hari dan saya harus pulang lagi," curhat Shandy saat dijumpai, akhir pe­kan lalu.

Pemeran Tita dalam 'Eiffel I'm in Love' ini harus meninggalkan sang suami dan bunda di Los Angeles beberapa hari. Shandy dan dan David harusnya merayakan hari jadi pernikahan yang berusia enam tahun pada 12 Desember lalu.

Serangkaian acara sebenarnya sudah direncanakan oleh Shandy dan suami. Al­hasil rencana tersebut harus ditunda sampai dirinya kembali lagi ke Los Angeles.

"Tadinya kita mau dinner cuma kan waktunya nggak memungkinkan. Hari raya pernikahan saya kan 12 Desember. Nah 12 Desember kan saya berangkat. Jadi anniversary dinner kita rencananya setelah saya balik ke LA," sesalnya.

Enam tahun hidup bersama, Shandy merasakan pernikahannya semakin seru dengan tantangan berbeda setiap hari. Shandy jadi sangat mengerti ternyata tak mudah menata sebuah hubungan.

"Ujian pastinya ada. Komunikasi. Ujian setiap pasangan relatif ya. Tapi saya rasa setiap pernikahan dibutuhkan kerendahan hati antara kedua belah pihak. Karena tanpa ada humbleness, saya rasa semua yang kita mau putus di tengah jalan," cetus bekas pacar Roger Danuarta dan Dave Laksono ini.

Hingga kini belum ada tanda tangisan bayi di rumah. Meski begitu, Shandy tetap santai. "Saya rasa doa pasti, tapi itu bukan menjadi momok yang saya pikirkan. Apalagi kita orang Indonesia pasti sangat ketimuran dan saya sangat menghargai itu. Tapi kita sangat me­nikmati pernikahan kita. Enjoy apa pun yang Tuhan kasih. Itu bukan isu, problem dalam rumah tangga," ucap pesinetron Hareem dan Inayah ini.

Enam tahun menjalani pernikahan, Shandy dan David tak pernah diserang berita buruk. Pasalnya, dia sangat men­jaga komunikasi dengan sang suami bila ada permasalahan.

"Kebanyakan perempuan yang kayak gitu dan cowok lebih banyak cuek. Tapi sebenarnya harus tanya ke­napa bisa begini. Nggak hanya sampai situ tapi solusi harus ada. Jangan sampai kita nggak beresin masalah tapi ke depan­nya juga akan nggak beres," tuturnya.

Selalu terbuka satu sama lain dan tidak cerita semba­rangan jadi cara Shandy dan David menghindari kabar miring. Layaknya rumah tangga, Shandy tak menampik ada pertengkaran-pertengkaran yang terjadi antara dirinya dengan sang suami.

"Ada berantem, nggak saling ngomong. Kesal, itu hal yang normal. Tapi responsnya aja yang berbeda. Kalau saya nggak mau izinkan setan untuk ambil celah saya lebih lama. Kalau saya nggak komunikasi kan nggak baik, saya akhirnya mulai telepon atau suami saya mulai telepon. Terus kalau satu rumah atau di kamar ada yang nggak tegur sapa salah satu harus tanya 'ini mau sampai kapan nih begini?' Saya rasa gengsi harus dihilangkan," tegas pemilik bisnis fashion linge­rie ini.

Soal lain. Per­pisahan kedua orang tua membuat hubungan Shandy dengan ayahnya renggang sejak ia masih kecil. Namun setelah Shandy beranjak dewasa, hubungannya dengan sang ayah mulai membaik.

Shandy mengisahkan bahwa ia sangat kehilangan sosok ayahnya, dulu pun sering mengeluh dan ingin merasakan kasih sayang ayahnya seperti anak-anak yang lain. Namun seiring dengan perjalanan waktu, Shandy mulai bisa menerima keadaannya.

"Karena untuk bahagia bukan terfokus pada apa yang terlihat baik saja atau se­mua harus 'ideal'. Tetapi bahagia ketika saya bisa menerima perbedaan di dalam ketidaksempurnaan..."

Ia pun tak memandang perbedaan keyakinan di antara dirinya dengan sang ayah, dan memutuskan memberikan kejutan berupa perjalanan ibadah untuk ayahnya.

"Saya teringat beberapa tahun lalu ketika saya memberikan kejutan naik haji untuk papa. Saat itu saya sangat bahagia ketika papa ba­hagia. Ketika papa bahagia, saya juga bisa merasakan bahagia. Doakan saya bisa tetap mem­berkati papa dan mama. Kiranya Tuhan senan­tiasa menyertai papa dan mama dan keluarga kita yang berwarna seperti pelangi ini," tutur Shandy. ***


Komentar Pembaca
Hati-Hati

Hati-Hati "Uang Baru" Palsu!

, 23 MEI 2018 , 17:00:00

Hidayat Nur Wahid - NKRI (Bag.2)

Hidayat Nur Wahid - NKRI (Bag.2)

, 23 MEI 2018 , 15:00:00

Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00