Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Organisasi Terpuruk, Puluhan Artis Senior Siapkan Kongres Selamatkan PARFI

Blitz  SENIN, 22 AGUSTUS 2016 , 19:55:00 WIB | LAPORAN: ADIT WAHYUDIANTO

Organisasi Terpuruk, Puluhan Artis Senior Siapkan Kongres Selamatkan PARFI
RMOL. Puluhan artis senior papan atas diantaranya Ray Sahetapy, Mark Sungkar, Robby Sugara, Erna Santoso, Mieke Wijaya, Rima Melati, Tetty Liz, Rinna Hassim, Debbie Cynthia Dewi, Ade Irawan, Ida Leman, Dorman Borisman dan Lela Anggraeni, sepakat untuk menyelamatkan organisasi Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dengan cara mengembalikan ke marwah aslinya, yaitu PARFI 1956.
Pasalnya saat ini, banyak pihak menilai PARFI dibawah kepemimpinan Gatot Brajamusti telah keluar dari jalurnya. PARFI tidak lagi menjadi organisasi profesi yang berisikan artis-artis film.

"Aku prihatin dan aku menghimbau semua artis baik senior maupun yunior untuk bersatu memperbaiki PARFI kembali ke titahnya, kembali ke aturan-aturan mainnya, kembali ke AD/ART. Kalau PARFI sekarang kan anggotanya sulit dipertanggungjawabkan, mana sekarang artis-artis filmnya," ungkap aktris lawas Debbie Cynthia Dewi dalam acara Reuni Kemerdekaan Artis Film Indonesia di Restoran Nelayan, Senayan, Jakarta, Sabtu (20/8).

Ketidakjelasan keanggotaan PARFI yang mencuat dalam tersebut membuat para senior yang hadir sepakat untuk segera menggelar kongres luar biasa di Jakarta. Aktor senior Ray Sahetapy dalam sambutannya bahkan meminta para insan film untuk tegas memperjuangkan PARFI.

"Kita harus bongkar semua kebusukan, agar kita menemukan yang terbaik disitu. Kita harus buka. Jika tak suka dengan ketua (PARFI) yang akan datang, kita bisa bikin organisasi baru," tegas Ray.

Hal senada dikatakan aktor kawakan Mark Sungkar. Menurutnya perubahan PARFI ada di tangan artis film Indonesia sendiri. "Tak perlu kantong tebal, tapi niat yang tebal. Perubahan ada di tangan kita. Bukan untuk mencari perpecahan karena yang kita selamatkan adalah lembaganya, bukan pribadi," tegasnya.

Sementara itu, aktris senior Erna Santoso melihat PARFI sekarang sudah sangat terpuruk. "PARFI akan tambah terpuruk jika tidak bisa merdeka lagi, tak akan dihargai di mata pemerintah atau nasional. Saya dukung kongres (Jakarta), tapi kalau mau rebut ya rebut secara legal, sesuai undang-undang," jelas Erna. Menurutnya agar PARFI tidak semakin berantakan, semua elemen yang peduli pada nasib PARFI harus kompak dan punya perencanaan yang matang.

Selain aktor dan aktris senior, dalam acara tersebut nampak hadir pula wajah-wajah muda di dunia perfilman nasional, diantaranya Ki Kusumo, Marcella Zalianty, Ardina Rasty dan Adam Jordan.

Menurut Ki Kusumo, sudah saatnya PARFI harus kembali ke marwahnya. "Parfi harus kembali menjadi anggota profesi yang dipimpin oleh artis, bukan yang lain. Anggotanya pun adalah artis film. Karena cara berfikirnya akan beda, bicara roh, rohnya tentu akan beda," tegasnya.

Aktor sekaligus produser film ini menilai roh PARFI telah hilang. "Rohnya hilang, yang berpikir untuk kemajuan film menurun karena yang bicara film bukan artis, bukan pemain film, bukan pelaku film. Makin ke depannya makin gak karuan dan sangat memalukan," sambung Ki Kusumo.

Bintang Film 308 ini berharap semakin tua PARFI harusnya makin professional, makin hebat. "Tapi sekarang PARFI gak jelas, semuanya gak kelihatan, tak ada kegiatan, makanya hari ini semua kita berkumpul salah satu tujuannya ingin mengembalikan PARFI yang lama, PARFI 1956 sesuai aturan yang ada," tutupnya.

Hal yang sama juga dirasakan Marcella Zalianty. Sebagai generasi muda, Marcella tidak merasa adanya kehadiran PARFI selama ini. "Saya berharap PARFI bisa kembali ke marwah yang sebenarnya, menjadi organisasi profesi yang penuh dan mempunyai pemimpin yang bisa mendengarkan aspirasi, tidak saja untuk para anggotanya tapi juga punya kemanfaatan untuk kepentingan film nasional pada umumnya dan untuk para aktor dan aktrisnya," ujarnya.

Marcella menilai, kalau sebuah organisasi ada keresahan dari anggotanya berarti ada sesuatu salah dengan pemimpinnya. "Dan itu menjadi kewajiban dari seluruh anggota PARFI sendiri untuk bergerak mendapatkan perubahan sebagaimana mestinya,” pungkas Marcella. [did]

Komentar Pembaca
FPI Bersama Kotak-kotak

FPI Bersama Kotak-kotak

SELASA, 17 JANUARI 2017 , 18:30:00

Tidak Takut FPI

Tidak Takut FPI

SELASA, 17 JANUARI 2017 , 09:57:00

Mentan Terus Penuhi Ketahanan Pangan

Mentan Terus Penuhi Ketahanan Pangan

RABU, 18 JANUARI 2017 , 01:04:00