Rakyat Merdeka Online

Home

Share |

Lidya Kandau-Jamal Mirdad, Penyebab Perceraian Muncul Di Lokasi Syuting
Kamis, 18 April 2013 , 08:50:00 WIB

LIDYA KANDAU-JAMAL MIRDAD

RMOL. Bukan karena KDRT dan perselingkuhan. Alasan Lidya menggugat cerai terlalu klise.

Hari ini akan digelar sidang perdana perceraian Lidya Kandau dan Jamal Mirdad di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Agendanya, mediasi kedua insan senior yang sudah seranjang dan seatap selama 27 tahun. Sebelum sampai ke situ, Lidya keluar dari ‘persembunyian’-nya. Sayang, ibu Hanna Maria, Kenang Kana, Naysilla Mirdad dan Nathana ini belum terang menjelaskan alasan dia menggugat cerai Jamal.

“Nggak ada KDRT (kekerasan dalam rumah tangga), sama sekali nggak ada perselingkuhan. Kalau beda agama sih dari dulu,” tutur Lidya di lokasi syuting kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Selasa (16/4).

Lha terus kenapa dong kalau semuanya itu bukan penyebab cerai?
“Ya pokoknya nggak mungkin kalau nggak ada masalah. Cuman kan nggak mungkin saya beberkan ya, biar saya sama mas Jamal aja yang tau,” jawab pemain film Sekuntum Duri, Maju Kena Mundur Kena dan Tirai Perkawinan ini.

Layaknya pemain sinetron ulung, Lidya memberikan isyarat lewat permainan kata-kata. Dengan nada pelan, dia mengeluh antara dirinya dan Jamal belakangan semakin sibuk. Akibatnya, masa-masa romantis seperti dalam film Ramadhan dan Ramona sudah tak terasa lagi.

“Mungkin awalnya (karena) komunikasi. Ada tapi sudah berkurang,” cetus Lidya.

“Pada saat komunikasi untuk titik temu sudah tidak berjalan, kita mau refreshing kembali supaya cinta dan perhatian tidak terkikis. Saya sama mas Jamal berpikir dewasa agar bisa menyatukan kembali,” sambung wanita kelahiran Jakarta  21 Februari 1963 ini.

Ironisnya lagi, Lidya tak habis pikir akan bercerai. Ia berharap masih ada titik temu yang bisa kembali menyatukan dirinya dengan Jamal.

“Ya jelas saya juga menyayangkan sekali. Saya mau sehidup semati dengan mas Jamal, menikah 27 tahun nggak sembrono ujuk-ujuk ke perceraian,” ujar Lidya.

Lagipula, selama menikah, Lidya dan Jamal hampir tak pernah tersentuh isu miring. Keduanya pun sempat menjadi contoh pernikahan beda agama yang akur satu sama lain.

“Iya doain aja saya masih sangat berharap untuk saya bisa ada titik temu, adanya titik temu kan saya dan mas Jamal bisa bertemu, bisa bertemu lagi. Udah punya cucu kali, haruslah seperti begitu,” tutur Lidya.

Mulanya, sambung Lidya, keempat anaknya sempat tak setuju ia berpisah dengan Jamal. Namun kemudian dia membulatkan tekad menggugat cerai.

“Nggak ada yang setuju awalnya. Berat lah sampai nangis juga anak-anak. Mas Jamal juga menolak (dicerai),” urai Lidya.

Lidya dan Jamal lantas kompak memberikan pengertian mengenai permasalahan yang dihadapi mereka berdua. “Tapi anak-anak saya sudah dewasa dan besar-besar. Mereka paham apa yang terbaik buat mama dan papanya untuk dijalankan, yang tahu saya dan Jamal,” imbuh Lidya.

Diceritakan, dirinya masih tinggal seatap dengan Jamal. Di waktu luang, mereka juga masih menghabiskan waktu bersama anak-anak. “Kami berdua masih suka ngumpul bareng, makan malam bersama juga. Nggak ada yang ribut,” tuturnya.

Ditengarai, proses perceraian yang akan segera dihadapi mereka karena adanya orang ketiga, bukan karena perbedaan keyakinan.

“Kemungkinan kehadiran orang ketiga bisa dibilang ada, walaupun keduanya berusaha untuk saling menutupi,” ungkap paranormal, Suhu Naga, belum lama ini. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
Ada Yang Selingkuh?

blitz.rmol.co
Gugatan ARB Dikabulkan, SK Menkumham Ditunda Pelaksanaannya  

Gugatan ARB Dikabulkan, SK Menkumham Ditunda Pelaksanaannya

Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta Timur mengabulka ...

KPK Diminta Ungkap Dalang Fee 18 Persen di Proyek Hambalang  

KPK Diminta Ungkap Dalang Fee 18 Persen di Proyek Hambalang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak mengungkap dalang dalam kasus k ...

Gubernur Kaltim Usul Perusahaan Batubara dan Migas Bangun Pembangkit Listrik  

Gubernur Kaltim Usul Perusahaan Batubara dan Migas Bangun Pembangkit Listrik

Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak mengusulkan agar semua perusa ...

Indeks Kepuasan Layanan Haji SDA Tidak Sinkron dengan Data BPS  

Indeks Kepuasan Layanan Haji SDA Tidak Sinkron dengan Data BPS

Sidang praperadilan Suryadharma Ali berlanjut hari ini di Pengadilan Neger ...

Tim Hukum SDA Serahkan 170 Dokumen sebagai Alat Bukti  

Tim Hukum SDA Serahkan 170 Dokumen sebagai Alat Bukti

Sidang praperadilan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali terhadap Komisi P ...

J. Kristiadi: Jangan Biarkan Orang Seperti Effendi Simbolon Bikin PDIP Tidak Solid  

J. Kristiadi: Jangan Biarkan Orang Seperti Effendi Simbolon Bikin PDIP Tidak Solid

Digdaya saat dianiaya tapi terpuruk pada saat berkuasa masih melekat pada ...





Berita Populer

Innalillahi, Olga Syahputra Tutup Usia
Apa Penyebab Meninggalnya Olga Syahputra?
Perrie Edwards, Sebelumnya Tak Percaya Zayn Malik Berselingkuh