Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

Ada Apa Di Antara Venna & Harry Lontung
Senin, 08 April 2013 , 08:50:00 WIB

VENNA MELINDA

RMOL.Suatu waktu, Venna pernah mengecam perselingkuhan di DPR. Risiko selingkuh teramat besar di hadapan publik dan Tuhan.

Perceraian Venna Melinda dan Ivan Fadillah berbuntut isu perselingkuhan. Bau orang ketiga tercium karena sikap Venna yang terkesan tidak konsisten. Sempat menyatakan ingin damai dan rujuk, pada sidang perceraian di Pengadilan Agama Jakarta Se­latan, Senin (1/4), melalui penga­cara Lilyana Santosa, Venna malah berbalik bersikeras untuk bercerai.

Soal perselingkuhan Venna, Ivan tak mengiyakan dan juga tidak membantah.
“Saya nggak berani menjawab hal itu (perselingkuhan). Kalau saya jawab nantinya akan men­jadi fitnah. Yang pasti secara te­gas saya menyatakan bahwa sa­ya tidak selingkuh,” ujar Ivan. 

Ivan telah mengkon­firmasi atau menanyakan soal perselingkuhan itu kepada Venna langsung. “Saya pernah men­de­ngar tentang isu selingkuh ini. Sem­pat saya tanya, tapi dia (Ven­na) bilang buktiin saja kalau memang ada,” tegasnya.

 Lantas siapa selingkuhannya Venna? Dilansir dari sumber dan berbagai informasi, Venna se­dang dekat dengan Harry Lon­tung Siregar, anggota Ko­misi X DPR dari Fraksi Hanura.

“Mereka per­nah kepergok ber­duaan di Ban­dara Interna­sional Polonia Me­dan, awal Maret la­lu,” ucap sum­ber seperti dilansir C&R Digital.

 Disebut-sebut, benih-benih asmara Venna dan Harry muncul karena seringnya mereka me­ng­a­­dakan kegiatan bersama. Ka­bar­nya, Venna dan Harry sa­ma-sama aktif mengasuh kelom­pok Kopaja (Komunitas Peduli Anak Jalanan).

Akhir pekan lalu, Rakyat Mer­deka telah menghubungi Venna  untuk menanyakan apa iya dia ada hati sama Harry. Namun, dia tidak mengangkat telepon. Bin­tang film Catatan Si Boy II dan sinetron Bella Vista ini malah membalas SMS dengan jawaban yang tidak jelas. Terkesan dia tak peduli gosip perselingkuhan.

“Kabarnya dari siapa? Mohon maaf saya tidak mau menanggapi informasi yang tidak jelas iden­titasnya,” tulis Venna.

Pengacara Venna, Lilyana me­nga­takan, kliennya menggugat ce­rai Ivan hanya karena sering ada­nya perbedaan pendapat. Bukan karena KDRT atau perse­ling­kuhan. “Saya tidak tahu persis. Setahu saya alasan perceraian ka­rena cek cok terus,” ujar Lilyana.

Sedangkan Harry belum bisa diklarifikasi. Nomor teleponnya tidak bisa dihubungi. Harry yang juga direktur sebuah hotel di Me­dan itu dikenal pandai bergaul.

 “Orangnya memang supel. Ia dekat dengan semua anggota Ko­misi X, ya tentu termasuk Ven­na itu.  Kan Venna juga ang­gota Ko­misi X. Tapi, saya tidak me­lihat ada hubungan istimewa an­tar keduanya. Ya wajar saja,” ujar sumber.

Suami dari Hj. Syahmin Ha­rahap itu, bersama anggota Ko­misi X DPR lainnya, termasuk Venna, juga tercatat sebagai ang­gota Pan­ja SEA Games dan Para Ga­mes 2011. Panja ini bertugas, di antaranya membahas anggaran pembangunan Wisma Atlet, yang membawa Muhammad Naza­ruddin dan Angelina Sondakh ke dalam bui.

Pada suatu waktu, Venna per­nah membahas masalah per­se­ling­kuhan di DPR.
Penggemar tarian Salsa ini menilai, perse­lingkuhan adalah isu sensitif yang harus disikapi secara bijak. Sebab, ba­nyak pihak yang bisa meman­faat­kan kabar tersebut untuk men­jatuhkan kredibilitas orang lain.


Untuk menghindari godaan selingkuh, kata Venna, setiap in­dividu harus membatasi diri. Se­lain itu, pejabat publik harus me­ngingat amanat yang sudah di­sematkan pada pundaknya.

“Bagaimanapun kita punya sistem yang baik dan harus meng­hindari itu (selingkuh). Kita akan dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan, ingat itu,” pesannya.

Sekedar membalik kisah, per­temuan Venna dan Ivan di­mulai dari ajang Abang None Ja­karta, pada 1993. Ketika ber­kunjung sebagai Abang-None ke Amerika Serikat, keakraban di antara ke­duanya kian terjalin mes­ra. Saat ke Amerika itu me­reka sering ber­pegangan tangan. 

Pada 1994, Venna mengikuti ajang pemilihan Putri Indonesia dan akhirnya ke­luar sebagai pe­me­nang. Pada 7 Desember 1995, me­reka meres­mikan hu­bungan seba­gai pasa­ngan suami-istri.

Selain pernah sukses di dunia hiburan, kiprah Venna di dunia politik juga lumayan mulus. De­ngan dana minim, ternyata ia bisa lolos ke Senayan dari Dapil Jawa Timur VI. Karier politik Venna makin mantap saat di awal 2010 sempat hendak dica­lonkan men­jadi bakal calon Bu­pati Blitar. Ia diusung oleh Partai De­mokrat dengan duku­ngan PKS, Golkar, dan PKB.

Sejak menjadi anggota Dewan, Venna aktif melakukan kun­jungan sosial ke berbagai daerah yang membutuhkan perhatian. Seperti daerah pembuangan sam­pah di Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:
Venna Ditinggal Anak Dan Suami
Venna Melinda, Jadi Politisi Belum Tentu Mudah Cerai
Venna Melinda, Menyesal Gugat Cerai Suami
Venna Melinda, Konflik Sama Ivan Pasca Naik Haji
Venna Melinda, Gugat Cerai, Nggak Urus Harta

blitz.rmol.co
PAN: Jangan Sampai Partai Pendukung Jokowi Dicap Penghambat Kinerja DPR  

PAN: Jangan Sampai Partai Pendukung Jokowi Dicap Penghambat Kinerja DPR

Penundaan penyerahan nama anggota komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD) ...

Serangan Udara AS Tewaskan Lebih dari 500 Militan di Suriah  

Serangan Udara AS Tewaskan Lebih dari 500 Militan di Suriah

Serangan udara yang dipimpin oleh pasukan Amerika Serikat telah menewaskan ...

Makan Bersama Jokowi di Istana, Marwan Jafar Cs Ditanyai Soal Kemampuan  

Makan Bersama Jokowi di Istana, Marwan Jafar Cs Ditanyai Soal Kemampuan

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyodorkan empat nama ke Presiden Joko Wi ...

Pimpinan KPK Harus Bisa Bersinergi dengan Penegak Hukum Lain  

Pimpinan KPK Harus Bisa Bersinergi dengan Penegak Hukum Lain

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu pengganti Wakil Ketua Bu ...

Inilah Kapal Selam Rusia yang Mau Dibeli Jokowi  

Inilah Kapal Selam Rusia yang Mau Dibeli Jokowi

Rusia siap memasok kapal selam Kelas Kilo tipe Project 636 ke Indonesia. H ...

Pimpinan DPR dan Fraksi Bahas Surat Jokowi  

Pimpinan DPR dan Fraksi Bahas Surat Jokowi

Pimpinan DPR tengah menggelar Rapat konsultasi Pengganti Bamus dengan pimp ...

Ormas PPI: Perkuat Industri Militer Dalam Negeri  

Ormas PPI: Perkuat Industri Militer Dalam Negeri

Doktrin 'seribu kawan kurang satu musuh terlalu banyak' menunjukkan bahwa ...

Hasto: Ingat<i>!</i> Jokowi Punya 14 Hari untuk Susun Kabinet  

Hasto: Ingat! Jokowi Punya 14 Hari untuk Susun Kabinet

Wasekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto memastikan tidak ada tarik ulur ...





Berita Populer

Velove Vexia, Langsung Menghindar Saat Ditanya Kumpul Kebo
Cut Tary, Cium Pipi Kevin Di Parkiran
Farah Quinn, Disopirin & Dimasakin Fabio Cannavaro