Rakyat Merdeka Online

Home   

Share |

Janda, Mano Cari Pria Pengertian
Rabu, 13 Maret 2013 , 09:30:00 WIB

MANOHARA ODELIA PINOT

RMOL. Mulai membuka peluang dibelai lelaki. Mano tak mau dibilang trauma dengan masa lalu.

Tiga tahun lebih Manohara Odelia Pinot tidur sendiri, tidak dibelai lelaki. Sejak berpisah dengan Tengku Muhammad Fakhry, putra ketiga Sultan Kelantan Malaysia, Manohara memang tidak pernah terlihat jalan bersama lelaki.

Diakui model dan sosialita ini, dia masih menjomblo meski dirinya tak mau dibilang menutup diri terhadap lelaki. Masalahnya, Mano tak pernah memaksakan diri memiliki pacar. Ia juga tak mau menargetkan kapan mengakhiri masa sebagai seorang janda.

“Nggak ada, belum ada (target), bukan berarti tertutup. Itu (jodoh) yang menentukan yang di Atas. Sekarang nggak tertutup sih, nggak dipaksain, alhamdulillah Mano sudah senang kok,” ujar Mano saat ditemui, baru-baru ini.

Bisa jadi Mano betah menjomblo karena para lelaki takut mendekatinya dengan alasan ini-itu. Namun, Mano mengelak dirinya terlalu susah didekati atau selektif.

Justru ia tak memiliki kriteria khusus untuk pria yang ia idamkan.

“Buat Mano nggak ada kriteria, kerjaan, fisik, nggak menentukan karakter seseorang. Yang penting chemistry dapet, klik satu sama lain, mengerti dan menghargai,” lanjutnya.

Cewek blasteran AS-Bugis kelahiran 28 Februari 1992 ini menegaskan, saat ini bukan waktunya untuk memikirkan pasangan.

“Aku masih muda, belum terlalu merasa perlu ke sana. Hubungan itu nggak bisa direncanakan. Kalau ada ya ada, sekarang nggak ada jadi ke kerjaan. Itu nggak bisa di-planning. Aku juga nggak kesepian, punya banyak teman yang sayang,” tutur bintang film Loe Gue End ini.

Sebelumnya, Mano menolak dipanggil janda meski publik mengetahui dirinya adalah mantan istri Fakhry. Menurutnya, dia belum pernah berstatus sebagai istri siapapun. Orang-orang yang menyebutnya janda hanyalah karena salah paham.

“Sebenarnya nggak janda ya. Karena pernikahannya kan tidak legal di Indonesia, secara agama juga. Lagi pula penampilan aku nggak memperlihatkan itu,” ujar Mano tanpa merinci lebih jauh soal penampilan yang dimaksud.

Sosok Mano sudah lama tak terlihat di dunia seni peran. Rupanya dia tengah sibuk mendalami profesi sebagai desainer. Akhir pekan lalu, Mano memamerkan koleksi perdana busananya, ready-to-wear miliknya.

Memadukan bahan batik khas Betawi yang didapatnya dari pengrajin usaha kecil menengah (UKM), Mano memilih dominasi warna cerah seperti pink, hijau dan merah.

“Ini debut Mano sebagai desainer, tapi belum ada nama label. Ini hanya project dari Smesco. Ini adalah batik Betawi yang didapat dari UKM di sini lalu Mano buat jadi busana yang wearable untuk wanita yang confidence,” terangnya.

Selain gaun berbahan lace yang dipadukan dengan rok dari batik Betawi, ia juga menghadirkan gaun malam berwarna hitam. Namun, kesan Betawi yang jadi benang merah koleksinya tetap hadir dalam bentuk clutch bag.

Bagaimana ceritanya bisa jadi desainer? Mano mengaku sudah lama gemar mendesain busana. Namun, hanya sebatas mendesain baju pribadinya ketika ingin mendatangi sebuah acara. Baru kali ini dia diberi kesempatan untuk menampilkan koleksi di panggung catwalk.

Wanita yang tengah melanjutkan pendidikan di sekolah desain di Jakarta itu mengakui, banyak mendapatkan inspirasi desain dari desainer favoritnya, almarhum Adesagi Kirana dengan karya yang playful dan feminin.

“Very girly, bright color, with skirt, and I love that kind of style. Itu Mano terinspirasi dari dia,” paparnya.

Mendapat dukungan yang besar dari keluarga dan teman-temannya, Mano ingin serius dalam industri fashion. Ke depannya, dia berencana membuka butik seusai  menyelesaikan pendidikan desain.

“Sekokah dulu yang penting. Sekarang lagi sekolah desain di salah satu sekolah dari Milan di Jakarta, kalau namanya jangan dikasih tau dulu. Nanti mau sih buka butik sendiri. Konsepnya untuk anak muda. Harganya tetap terjangkau,” tukasnya.

Sekadar informasi, Mano diduga banyak coba-coba berbisnis lantaran dirinya tidak mulai laku lagi di dunia hiburan tanah air. Mano juga aktif menjadi sosialita, bergaul dengan kalangan elit.

“Hidup Mano tidak seperti dulu. Cari duit dan relasi, dia sama ibunya bergaul sama banyak pejabat. Macam-macam urusannya, makanya nggak heran kalau Mano sering digosipin affair sama pejabat atau tokoh tertentu. Ya begitu lah,” ungkap sumber kepada Rakyat Merdeka, pertengahan tahun lalu.

Karena status sosialita itulah, Mano masih menjomblo. Banyak pria yang suka lalu mundur karena takut dia ‘kemahalan’, susah di–dekati apalagi dipacari. Situasi kian pelik, manakala Mano juga gagal berbisnis.

“Siapa sih yang nggak suka, Mano kan cantik terus body-nya seksi. Masa lalunya bukan masalah lagi sebenarnya. Tapi ya itu, dia jadi keliatan terlalu elite. Padahal hidupnya juga lagi susah, dia bangkrut, bisnisnya gagal,” sam–bung sumber. [Harian Rakyat Merdeka]


Baca juga:

blitz.rmol.co
Resmi, Jero Wacik Jadi Tersangka  

Resmi, Jero Wacik Jadi Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Menteri Energi dan Sum ...

Menhukham Didesak Meralat Pembebasan Bersyarat Hartati Moerdaya  

Menhukham Didesak Meralat Pembebasan Bersyarat Hartati Moerdaya

Pembebasan bersyarat bersyarat untuk terpidana kasus penyuapan Siti Hartat ...

Husni Kamil: Caleg Terpilih Mau Mundur, Silakan Urus ke Partai  

Husni Kamil: Caleg Terpilih Mau Mundur, Silakan Urus ke Partai

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik mengingatkan kepada ca ...

KPU Jadikan Penghargaan Walhi Bahan Evaluasi  

KPU Jadikan Penghargaan Walhi Bahan Evaluasi

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  RI, Husni Kamil Manik menyatakan t ...

Pemerintah Seperti Peramal Tentukan Kuota BBM Bersubsidi  

Pemerintah Seperti Peramal Tentukan Kuota BBM Bersubsidi

Produksi minyak mentah Indonesia atau lifting minyak tahun ini diprediksi ...

Kembali Eksekusi Wartawan, ISIS Ancam Obama  

Kembali Eksekusi Wartawan, ISIS Ancam Obama

Kelompok militan ISIS kembali menggunakan seorang wartawan Amerika Serikat ...

KPU Diganjar Penghargaan Lingkungan dari Walhi  

KPU Diganjar Penghargaan Lingkungan dari Walhi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meraih penghargaan dari WALHI (Wahana Lingkung ...

Kasus Alkes, Tiga Swasta Dipanggil untuk Ratu Atut  

Kasus Alkes, Tiga Swasta Dipanggil untuk Ratu Atut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap tiga ...





Berita Populer

Luna Maya, Enak Dipacarin Reino Barack Ketimbang Ariel
Olla Ogah Kecipratan Duit Batubara Rp 6 M
Syahrini, Jatuh Di Panggung Saat Konser HUT SCTV