Verified

Sinetron Religi Jangan Cuma Kejar Untung

Blitz  MINGGU, 17 JULI 2011 , 10:23:00 WIB

Sinetron Religi Jangan Cuma Kejar Untung

Mulan-Jameela-Kinaryosih-Atiqah-Hasiholan-Lolita-Agustina

RMOL. Bak jamur di musim hujan, film dan sinetron bernuansa religi dipastikan meramaikan Ramadhan tahun ini. Kesan latah memanfaatkan moment Ramadhan jelas terlihat dan bahkan terkesan ‘dipaksakan’. Anggapan ini mendapat respons beragam dari para artis yang diwawancari Rakyat Merdeka. Ada yang bilang lumrah, ada juga yang menilai tayangan religi bermanfaat bagi pemirsa.
Mulan Jameela, Bermanfaat Buat Anak
Anggapan film dan sine­tron religi aji mumpung di bu­lan Ramadhan, dinilai Mu­lan Jameela tidak sepe­nuh­nya tepat. Pasalnya, Ra­ma­dhan memang bulan yang sakral buat beribadah.

   Apa pun ke­giatan yang dilakukan se­perti bermain film dan si­netron religi, me­nurut pelantun Makh­­luk Tuhan Yang Pa­ling Seksi ini, patut dihargai. “Ini bulan suci. Tiap orang berlomba-lomba melakukan sesuatu yang bernilai sesuai kemam­puannya,” ujar Mulan.

Ibunda dari Tyarani Sa­vitri dan Muhammad Rafly Aziz ini meyakini, sinetron religi lebih bernuansa aga­mis serta bermanfaat ke­tim­­­bang sinetron reguler. Ma­lah tayangan sinetron religi di­anggapnya dapat mem­beri inspirasi buat para pe­mir­sa khususnya anak-anak.

“Pengalamanku sih, lewat sinetron religi, anakku jadi lebih cepat menyerap ilmu agama dan bisa langsung dipraktekkan. Tapi ya sebisa mungkin anak didampingi orang tua­nya saat menonton televisi ya,” ulas Mulan.

Sebagai pecinta film, dia berharap rumah produksi sebisa mungkin membuat sinetron religi yang menyo­roti kehidupan sehari-hari ma­syarakat. Tentunya me­nge­depankan isi tayangan yang bermanfaat dan terkan­dung nilai-nilai moril.

Seperti artis lainnya, Mu­lan dipastikan akan tampil dalam beberapa konser, show atau pagelaran musik se­lama bulan Ramadhan. Untuk itu, dia berjanji akan menutup aurat dan lebih menjaga kesopanan.

“Kalau Ramadhan bawa lagu religi lah, pakaiannya juga tertutup,” ungkap pe­nyanyi yang digosipin istri dari bos Republik Cinta Ma­nagement Ahmad Dhani.

Mulan menegaskan, jika selama ini dia sering berpe­nampilan seksi saat mang­gung, itu tak lain demi tun­tutan kerjanya sebagai pe­nyanyi profesional. “Ter­gantung permintaan aja. Po­koknya selama nya­man, ke­na­pa nggak,” cetusnya.

Perempuan kelahiran Ga­rut, Jawa Barat ini, juga ber­janji menyeimbangkan ke­pen­tingan mencari rezeki dan beribadah di Ramadhan yang akan segera tiba.

Kinaryosih, Sudah Tradisi, Tak Bisa Ditolak

Menjamurnya sinetron religi di bulan Ramadhan di mata Kinaryosih adalah sesuatu yang wajar. Alasannya, sinetron religi sudah seperti tradisi yang tidak bisa dihilangkan dalam dunia hiburan di tanah air.

“Seperti siklus, sesuai dengan waktunya. Dan kayaknya sudah begitu dari dulu. Masuk puasa berarti ada sinetron edisi Ramadhan-nya,” katanya.

Perempuan yang biasa disapa Kinar ini pun yakin, sinetron religi di tahun ini akan lebih baik dari sebelumnya. Penilaian ini dia bandingkan dari sinetron reguler yang sudah mulai membawa pesan-pesan moril. Penonton pun jadi ter­hibur dan merasa terdidik.

“Kalau bicara kualitas, memang ada yang bagus, ada yang nggak. Tapi bagiku sudah banyak yang lumayan. Ada yang sudah bisa menyisipkan pesan-pesannya. Dan kayak­nya sekarang bikin film bukan cuma mikirin keun­tungan aja. Banyak yang ingin menghargai dan menge­dukasi para penonton,” ujar pemeran dalam film Mendadak Dangdut ini.

Tentang perubahan gaya dadakan artis film dan sinetron religi seperti berkerudung, dianggap Kinar tidak perlu dicemooh. Sejelek-jeleknya artis, kata dia, masih ada niat menghormati bulan Ramadhan.

“Hak orangnya masing-masing. Cuma kalau aku nggak mau pakai kerudung hanya karena alasan lagi bulan puasa. Tapi ya itu tadi, kembali ke masing-masing orang,” cetusnya.

Sudah ada tawaran bermain di sinetron religi? Perempuan kelahiran Jakarta, 3 Maret 1979 ini mengaku belum tertarik. Jangankan berbau religi, sinetron biasa saja Kinar ogah terlibat.

“Ada beberapa tawaran kemarin, tapi aku masih belum feel. Aku kayaknya lebih seneng dengan FTV. Soalnya lebih ringan dan jadwalnya nggak terlalu padat,” pungkasnya.

Atiqah Hasiholan, Mesin Uang Industri Film

Atiqah Hasiholan tidak me­rasa aneh dengan kemunculan dada­kan tayangan berbau religi tiap mau masuk bulan Rama­dhan. Fe­nomena itu wajar kare­na industri berharap meraup keuntungan sebanyak-banyak­nya dari taya­ngan religi.

“Ya nggak aneh ya. Semua pasti bagian dari industri. Industri kan selalu menangkap peluang. Mana mau mereka rugi,” ujar Atiqah.

Meski mafhum dengan sine­tron religi yang jadi ‘mesin uang’ industri perfilman, bintang film The Mirror Never Lies ini minta pihak produksi tidak menga­baikan sisi kualitas. Penonton tetap harus jadi raja.

“Kualitas itu tergantung pada ceritanya. Ceritanya harus baik, pesan-pesan religinya juga harus bisa dikemas dengan baik dan tersampaikan. Jangan hanya kulit luarnya aja,” ucap putri seniman dan aktivis Ratna Sarumpaet ini.

Atiqah melihat banyak kema­juan dari sinetron religi yang se­liweran di layar kaca. Selain alur cerita lebih bervariasi, taya­ngan religi juga memotret realita ke­banyakan masyarakat.

“Bagus, sudah ada kemajuan. Sinetron sekarang banyak yang sudah merakyat dan tidak men­jual mimpi saja. Sangat berde­katan dengan realita yang se­sung­guhnya,” ungkap kekasih aktor Rio Dewanto ini.

Ke depan, Atiqah berharap akan lahir aktor dan artis ber­bakat  dari jalur sinetron. Itu di­mung­kinkan kalau industri film selalu memperbaiki produksi­nya dan rajin mencari bakat-bakat yang terpendam.

“Jangan cuma kencengin jum­lah sinetron. Diatur ritmenya. Sayang kalau ada artis potensial bakatnya jadi sia-sia gara-gara kor­ban padatnya sinetron,” pin­ta Atqah.

Lolita Agustina, Makin Banyak Makin Bagus

Lolita Agustina adalah salah satu pendukung menjamurnya sinetron religi menyambut Rama­dhan. Pe­meran tokoh Ibu Tebe dalam si­netron Islam KTP ini tidak ragu kalau tayangan religi jadi alternatif hiburan yang bermanfaat bagi penonton yang sedang ber­puasa sebulan penuh.

“Bagus lah, berarti kan semakin banyak. Kalau semakin banyak ber­arti ada persaingan. Dan kalau ada persaingan biasanya berlomba un­tuk makin menciptakan sinetron yang berkualitas,” kata Lolita.

Menurut dia, beberapa sinetron religi di layar televisi sudah cukup bagus. Selain ceritanya yang meng­hibur, orang yang menonton bisa diajak memahami sisi agamanya.

“Dibandingkan sebelum-sebe­lum­nya udah bagus. Nggak cuma jualan tampang aja, tapi sudah ada pe­sannya. Jadi orang awam juga bisa diajak bicarain agama,” jelasnya.

Terkait kostum pemain sinetron yang tiba-tiba tertutup atau pakai kerudung, Lolita menganggapnya sebagai sesuatu yang wajar. Menu­rut dia, itu konsekuensi artis mene­rima tawaran main sinetron religi.

“Kan artis sudah tanda tangani kontrak. Di situ ada hak dan kewa­jiban. Nggak bisa nolak kalau suruh pakai jilbab atau kerudung. Tapi kalau aku sih biasa aja. Kalau main pakai kerudung, sesudahnya ya lepas (kerudung) kayak biasa lagi,” pungkasnya.    [rm]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Agnez Mo, Bahagia Sejajar Megan Fox

Agnez Mo, Bahagia Sejajar Megan Fox

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Shailene Woodley, Kencani Atlet Rugbi

Shailene Woodley, Kencani Atlet Rugbi

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Dua Lipa, Belajar Dari Bruno Mars

Dua Lipa, Belajar Dari Bruno Mars

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Lady Mary, Dicap Perebut Suami Orang

Lady Mary, Dicap Perebut Suami Orang

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Carolina Dias, Gebetan Anyar Legenda Milan
Brad Pitt Incar Artis 21 Tahun

Brad Pitt Incar Artis 21 Tahun

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00